Rabu

Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama. Tidurnya bayi merupakan salah satu sarana beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Udara yang dihirup ketika ia di dalam rahim tentu berbeda dengan udara di lingkungan bebas. Begitu pula dengan cahaya, temperatur, dan kelembaban di sekitarnya.

Selama waktu tidurnyaa pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh bayi akan bertambah secara pesat. Bagi bayi tidur merupakan saat paling tepat untuk mengumpulkan energi agar proses adaptasi dan metabolisme di dalam tubuhnya berjalan lancar

Pola Tidur Bayi


Tidur Sehat  Bayi Usia 0 – 3 Bulan


Bayi yang baru lahir memiliki kebutuhan waktu tidur selama 17 – 18 jam sehari pada beberapa minggu pertama kelahirannya dan berkurang secara perlahan hingga 15 jam per hari pada bulan ke-3. Dengan waktu selama 3 – 4 jam setiap kali ia tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Tips untuk Bunda :

Pastikan apakah kondisi popoknya masih kering atau sudah basah.
Bayi belum bisa tidur malam dengan jangka waktu yang lama, namun seiring dengan perkembangan usianya, Ibu dapat melatihnya secara perlahan.
Bayi hanya dapat beraktivitas selama 2 jam. Perhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan bayi ketika ia mengantuk. Misalnya, sering menguap, mengucek-ngucek matanya, atau menangis. Bantulah ia agar segera tertidur. Kepekaan Ibu pasti akan mengenali setiap gerakan yang ditunjukkan oleh bayi.
Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi Ibu justru akan terbangun waktu malam ketika Ibu akan tidur. Hal ini sangat normal kok, Bu. Tetapi ketika si Kecil sudah memasuki usia 2 minggu, latihlah ia untuk membedakan malam dan siang hari. Bangunkan ia pada pagi hari sambil membuka tirai dan membiarkan cahaya matahari pagi masuk. Pada malam hari, buatlah suasana kamar menjadi redup.
Biarkan si Kecil mengenali waktu tidurnya sendiri. Caranya? Letakkan ia di tempat tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka.
Bayi yang baru dilahirkan hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI jika ia terbangun karena lapar waktu malam, namun pastikan lampu tidak menyala terlalu terang ketika Ibu menyusuinya. Hindari kebisingan dan pastikan suasana sekitar tenang selama Ibu sedang menyusuinya.


Tidur Sehat Bayi Usia 3 – 6 Bulan


Mencapai usia di atas 3 bulan, umumnya kebutuhan waktu tidur bayi adalah 15 jam sehari, dengan pembagian 10 jam di malam hari dan sisanya 3 jam di siang hari. Ibu masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusui, namun sudah tidak sesering ketika usia bayi di bawah 3 bulan. Kemudian, saat usia si Kecil telah mencapai 6 bulan, secara fisik ia sudah mampu tidur sepanjang malam. Kebiasaan tidur bayi sangat tergantung pada pola tidur yang sudah Ibu terapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Menetapkan waktu tidur malam dan siang pada jam yang sama agar pola tidurnya terbentuk. Jam tidur malam yang baik bagi bayi adalah antara pukul 19.30 – 21.00.
Jangan biasakan waktu tidur malam melewati jam tidur normal. Bayi Ibu mungkin saja tidak terlihat lelah saat larut malam, namun bila Ibu perhatikan dengan seksama, akan ada tanda-tanda tertentu yang diperlihatkan jika ia melewati jam tidurnya.
Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama terutama pada waktu tidur malam, misalnya membersihkan badan, memijat lembut tubuhnya, mengganti pakaian, membaringkan di tempat tidur, atau memberikan ciuman selamat tidur, akan membentuk pola tidur si Kecil
Jika bayi Ibu cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam, bangunkan ia pada pagi hari agar jam biologisnya kembali normal. Bayi perlu mengikuti pola tidur-bangun yang teratur setiap hari.
Saat ini bayi harus belajar tidur sendiri, tidak karena ia ditepuk-tepuk, dibelai.
Hindari kebiasaan menyusu pada waktu tidur, agar bayi tidak berpikir bahwa waktu menyusu adalah juga waktu tidur. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menambah waktu menyusui di malam hari sebelum tidur.


Tidur Sehat Bayi Usia 6 – 9 Bulan


Bayi pada usia ini biasanya membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan dapat tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Bayi dapat membagi waktu tidur siangnya menjadi 2 bagian, masing-masing antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari pada siang dan sore. Ingat ya Bu, waktu tidur yang konsisten akan membantu membentuk pola tidur anak.

Tips untuk Bunda :

Sekalipun pada rentang usia sebelumnya Ibu telah menyiapkan beberapa ritual sebelum ia tidur, namun pada usia inilah bayi Ibu mulai mengenali dan terbiasa dengan waktu tidur. Pastikan rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urutan yang sama setiap malam, agar ia mengetahui bahwa waktu tidur malamnya telah tiba.
Dengan memiliki jadwal yang rutin, bukan berarti Ibu tidak bisa mengajak bayi untuk aktif dalam kegiatan tertentu lho! Tetap ajak ia bermain, berjalan-jalan, bahkan berwisata bersama Ibu. Asalkan kebutuhan waktu tidur hariannya terpenuhi.
Pada usia ini si Kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. Jika ia menangis, jangan segera mendatanginya, tunggulah beberapa saat hingga ia tenang sendiri. Atau jika Ibu merasa ia sangat memerlukan Ibu, bantulah agar ia tertidur kembali.
Bayi yang sebelumnya tidak memiliki masalah dan gangguan tidur, sangat mungkin suatu waktu mengalaminya. Ia bisa tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Apa penyebabnya? Karena pada waktu inilah bayi Ibu mulai belajar duduk, berguling, merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri. Terkadang, ia berlatih terlalu keras bahkan ketika waktunya ia harus tidur.
Menyusui si Kecil pada malam hari hanya akan mengganggu tidurnya. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah suami Ibu menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mengendus’ aroma ASI Ibu.


Tidur Sehat Bayi Usia 9 – 12 Bulan


Pada usia ini, kebutuhan waktu tidur bayi adalah sebanyak 12 jam, termasuk tidur 2 kali pada siang hari, dengan lama 1,5 – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur bayi terpenuhi karena waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Cobalah untuk komitmen dengan waktu tidur yang telah ditetapkan dan mantapkan langkah-langkah yang telah Ibu tetapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Tetaplah komitmen terhadap waktu dan rutinitas tidur malam. Pastikan agar rutinitas sebelum tidur menyenangkan bagi si Kecil. Misalnya, bila ia tidak terlalu suka mengganti baju, maka tempatkan hal ini di urutan paling atas sebelum kegiatan lain yang menyenangkan untuknya. Jika bayi memiliki rutinitas harian yang dilakukan secara teratur tanpa berubah dari hari ke hari, maka dapat dipastikan si Kecil akan lebih mudah tidur malam.
Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih dirinya tidur sendiri. Jika ia selalu bergantung pada kebiasaan-kebiasaan tidur seperti digendong, ditepuk-tepuk, atau ditemani maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak melihat Ibu di sisinya.

Kemampuan motorik yang sedang dilatih bayi menyebabkan ia terlalu aktif untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak dapat melakukan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Sebaiknya Ibu tidak menungguinya dan jangan mengajaknya bermain. Biarkan keadaan lampu tetap redup dan bujuk ia agar kembali tidur. Kecemasan karena tidak melihat Ibu ketika ia terbangun (separation anxiety) dapat membuatnya menangis. Jika demikian, hampiri dan sapa si Kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Membiasakan bayi tidur sendiri setelah usianya mencapai 6 bulan atau lebih, bukan berarti Ibu akan kehilangan saat-saat yang hangat bersama bayi. Dengan mengatur pola tidurnya, bayi akan menjadi lebih sehat dan Ibu bisa meluangkan waktu untuk suami. Perhatian dan komunikasi melalui pembagian tugas antara Ibu dan suami dapat membuat segala kesulitan dalam membesarkan bayi menjadi lebih mudah.

Begitupun dengan komunikasi antara Ibu dan bayi. Meskipun terasa janggal ketika berbicara dengan bayi, Ibu sebenarnya sedang membangun hubungan secara mental. Terkadang, ia bahkan bisa ikut tertawa bila Ibu bahagia dan sedih bila Ibu juga dalam keadaan sedih. Karena tidak ada yang dapat mengerti bayi selain Ibu sendiri, jadi keterikatan secara emosional sangat penting dan perlu dijaga dengan komunikasi yang baik dari Ibu dan suami.



Pola Tidur Sehat Menjadikan Bayi Tumbuh dan Berkembang Sehat
Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


10:29 Julaiha Sanip

Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama. Tidurnya bayi merupakan salah satu sarana beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Udara yang dihirup ketika ia di dalam rahim tentu berbeda dengan udara di lingkungan bebas. Begitu pula dengan cahaya, temperatur, dan kelembaban di sekitarnya.

Selama waktu tidurnyaa pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh bayi akan bertambah secara pesat. Bagi bayi tidur merupakan saat paling tepat untuk mengumpulkan energi agar proses adaptasi dan metabolisme di dalam tubuhnya berjalan lancar

Pola Tidur Bayi


Tidur Sehat  Bayi Usia 0 – 3 Bulan


Bayi yang baru lahir memiliki kebutuhan waktu tidur selama 17 – 18 jam sehari pada beberapa minggu pertama kelahirannya dan berkurang secara perlahan hingga 15 jam per hari pada bulan ke-3. Dengan waktu selama 3 – 4 jam setiap kali ia tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Tips untuk Bunda :

Pastikan apakah kondisi popoknya masih kering atau sudah basah.
Bayi belum bisa tidur malam dengan jangka waktu yang lama, namun seiring dengan perkembangan usianya, Ibu dapat melatihnya secara perlahan.
Bayi hanya dapat beraktivitas selama 2 jam. Perhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan bayi ketika ia mengantuk. Misalnya, sering menguap, mengucek-ngucek matanya, atau menangis. Bantulah ia agar segera tertidur. Kepekaan Ibu pasti akan mengenali setiap gerakan yang ditunjukkan oleh bayi.
Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi Ibu justru akan terbangun waktu malam ketika Ibu akan tidur. Hal ini sangat normal kok, Bu. Tetapi ketika si Kecil sudah memasuki usia 2 minggu, latihlah ia untuk membedakan malam dan siang hari. Bangunkan ia pada pagi hari sambil membuka tirai dan membiarkan cahaya matahari pagi masuk. Pada malam hari, buatlah suasana kamar menjadi redup.
Biarkan si Kecil mengenali waktu tidurnya sendiri. Caranya? Letakkan ia di tempat tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka.
Bayi yang baru dilahirkan hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI jika ia terbangun karena lapar waktu malam, namun pastikan lampu tidak menyala terlalu terang ketika Ibu menyusuinya. Hindari kebisingan dan pastikan suasana sekitar tenang selama Ibu sedang menyusuinya.


Tidur Sehat Bayi Usia 3 – 6 Bulan


Mencapai usia di atas 3 bulan, umumnya kebutuhan waktu tidur bayi adalah 15 jam sehari, dengan pembagian 10 jam di malam hari dan sisanya 3 jam di siang hari. Ibu masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusui, namun sudah tidak sesering ketika usia bayi di bawah 3 bulan. Kemudian, saat usia si Kecil telah mencapai 6 bulan, secara fisik ia sudah mampu tidur sepanjang malam. Kebiasaan tidur bayi sangat tergantung pada pola tidur yang sudah Ibu terapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Menetapkan waktu tidur malam dan siang pada jam yang sama agar pola tidurnya terbentuk. Jam tidur malam yang baik bagi bayi adalah antara pukul 19.30 – 21.00.
Jangan biasakan waktu tidur malam melewati jam tidur normal. Bayi Ibu mungkin saja tidak terlihat lelah saat larut malam, namun bila Ibu perhatikan dengan seksama, akan ada tanda-tanda tertentu yang diperlihatkan jika ia melewati jam tidurnya.
Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama terutama pada waktu tidur malam, misalnya membersihkan badan, memijat lembut tubuhnya, mengganti pakaian, membaringkan di tempat tidur, atau memberikan ciuman selamat tidur, akan membentuk pola tidur si Kecil
Jika bayi Ibu cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam, bangunkan ia pada pagi hari agar jam biologisnya kembali normal. Bayi perlu mengikuti pola tidur-bangun yang teratur setiap hari.
Saat ini bayi harus belajar tidur sendiri, tidak karena ia ditepuk-tepuk, dibelai.
Hindari kebiasaan menyusu pada waktu tidur, agar bayi tidak berpikir bahwa waktu menyusu adalah juga waktu tidur. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menambah waktu menyusui di malam hari sebelum tidur.


Tidur Sehat Bayi Usia 6 – 9 Bulan


Bayi pada usia ini biasanya membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan dapat tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Bayi dapat membagi waktu tidur siangnya menjadi 2 bagian, masing-masing antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari pada siang dan sore. Ingat ya Bu, waktu tidur yang konsisten akan membantu membentuk pola tidur anak.

Tips untuk Bunda :

Sekalipun pada rentang usia sebelumnya Ibu telah menyiapkan beberapa ritual sebelum ia tidur, namun pada usia inilah bayi Ibu mulai mengenali dan terbiasa dengan waktu tidur. Pastikan rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urutan yang sama setiap malam, agar ia mengetahui bahwa waktu tidur malamnya telah tiba.
Dengan memiliki jadwal yang rutin, bukan berarti Ibu tidak bisa mengajak bayi untuk aktif dalam kegiatan tertentu lho! Tetap ajak ia bermain, berjalan-jalan, bahkan berwisata bersama Ibu. Asalkan kebutuhan waktu tidur hariannya terpenuhi.
Pada usia ini si Kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. Jika ia menangis, jangan segera mendatanginya, tunggulah beberapa saat hingga ia tenang sendiri. Atau jika Ibu merasa ia sangat memerlukan Ibu, bantulah agar ia tertidur kembali.
Bayi yang sebelumnya tidak memiliki masalah dan gangguan tidur, sangat mungkin suatu waktu mengalaminya. Ia bisa tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Apa penyebabnya? Karena pada waktu inilah bayi Ibu mulai belajar duduk, berguling, merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri. Terkadang, ia berlatih terlalu keras bahkan ketika waktunya ia harus tidur.
Menyusui si Kecil pada malam hari hanya akan mengganggu tidurnya. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah suami Ibu menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mengendus’ aroma ASI Ibu.


Tidur Sehat Bayi Usia 9 – 12 Bulan


Pada usia ini, kebutuhan waktu tidur bayi adalah sebanyak 12 jam, termasuk tidur 2 kali pada siang hari, dengan lama 1,5 – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur bayi terpenuhi karena waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Cobalah untuk komitmen dengan waktu tidur yang telah ditetapkan dan mantapkan langkah-langkah yang telah Ibu tetapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Tetaplah komitmen terhadap waktu dan rutinitas tidur malam. Pastikan agar rutinitas sebelum tidur menyenangkan bagi si Kecil. Misalnya, bila ia tidak terlalu suka mengganti baju, maka tempatkan hal ini di urutan paling atas sebelum kegiatan lain yang menyenangkan untuknya. Jika bayi memiliki rutinitas harian yang dilakukan secara teratur tanpa berubah dari hari ke hari, maka dapat dipastikan si Kecil akan lebih mudah tidur malam.
Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih dirinya tidur sendiri. Jika ia selalu bergantung pada kebiasaan-kebiasaan tidur seperti digendong, ditepuk-tepuk, atau ditemani maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak melihat Ibu di sisinya.

Kemampuan motorik yang sedang dilatih bayi menyebabkan ia terlalu aktif untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak dapat melakukan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Sebaiknya Ibu tidak menungguinya dan jangan mengajaknya bermain. Biarkan keadaan lampu tetap redup dan bujuk ia agar kembali tidur. Kecemasan karena tidak melihat Ibu ketika ia terbangun (separation anxiety) dapat membuatnya menangis. Jika demikian, hampiri dan sapa si Kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Membiasakan bayi tidur sendiri setelah usianya mencapai 6 bulan atau lebih, bukan berarti Ibu akan kehilangan saat-saat yang hangat bersama bayi. Dengan mengatur pola tidurnya, bayi akan menjadi lebih sehat dan Ibu bisa meluangkan waktu untuk suami. Perhatian dan komunikasi melalui pembagian tugas antara Ibu dan suami dapat membuat segala kesulitan dalam membesarkan bayi menjadi lebih mudah.

Begitupun dengan komunikasi antara Ibu dan bayi. Meskipun terasa janggal ketika berbicara dengan bayi, Ibu sebenarnya sedang membangun hubungan secara mental. Terkadang, ia bahkan bisa ikut tertawa bila Ibu bahagia dan sedih bila Ibu juga dalam keadaan sedih. Karena tidak ada yang dapat mengerti bayi selain Ibu sendiri, jadi keterikatan secara emosional sangat penting dan perlu dijaga dengan komunikasi yang baik dari Ibu dan suami.



Pola Tidur Sehat Menjadikan Bayi Tumbuh dan Berkembang Sehat
Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Senin

Bubur Nasi Merah 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi MerahBahan-bahan yang digunakan :
40 gram beras merah, kukus setengah matang
400 ml air kaldu
1 sdt margarine
1/3  minyak wijen
½ siung bawang putih, iris tipis
1 sdm daging ikan kakap merah, cincang halus
2 sdm kacang merah, kukus matang
20 gram wortol iris kecil
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Merah :


  • Masak beras bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, minyak wijen, tumis bawang putih jahe dan ikan sampai matang. 
  • Angkat, campurkan tumisan ikan kedalam bubur, 
  • Aduk dan masak hingga matang dan bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi bubur nasi beras merah

Nilai gizi per porsi :
Energi : 147 kkl
Protein : 6,1 gram
Lemak : 3,7 gram
Karbohidrat : 22,5 gram

Info gizi :
Selain tinggi protein nabati, kacang merah juga kaya kalsium dan fosfor. Zat-zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. Kandungan vitamin E nya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan otot

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

08:26 Julaiha Sanip

Bubur Nasi Merah 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi MerahBahan-bahan yang digunakan :
40 gram beras merah, kukus setengah matang
400 ml air kaldu
1 sdt margarine
1/3  minyak wijen
½ siung bawang putih, iris tipis
1 sdm daging ikan kakap merah, cincang halus
2 sdm kacang merah, kukus matang
20 gram wortol iris kecil
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Merah :


  • Masak beras bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, minyak wijen, tumis bawang putih jahe dan ikan sampai matang. 
  • Angkat, campurkan tumisan ikan kedalam bubur, 
  • Aduk dan masak hingga matang dan bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi bubur nasi beras merah

Nilai gizi per porsi :
Energi : 147 kkl
Protein : 6,1 gram
Lemak : 3,7 gram
Karbohidrat : 22,5 gram

Info gizi :
Selain tinggi protein nabati, kacang merah juga kaya kalsium dan fosfor. Zat-zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. Kandungan vitamin E nya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan otot

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Minggu

Bubur Nasi Hijau 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi HijauBahan-bahan yang diperlukan :
40 gram beras, kukus setengah matang
300 ml air kaldu, untuk membuat bubur beras aron
½ sdm margarine
1 sdm daging ayam giling
½ siung bawang putih, iris tipis
3 kuntum brokoli, cuci dengan air garam, bilas bersih tiriskan
3 sdm kacang polong beku (siap pakai)
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Hijau :


  • Masak beras aron bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, tumis faging ayam giling dan bawang putih hingga daging giling berubah warna. 
  • Angkat, campurkan kedalam beras yang dimasak
  • Masukkan brokoli, kacang polong dan bayam
  • Aduk dan masak sampai bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 124,4 kkl
Protein : 4,1 gram
Lemak : 3,1 gram
Karbohidrat : 19,7 gram

Info gizi bubur nasi hijau :
Brokoli mengandung sulforatan yaitu zat antioksidan yang ampuh. Selain itu fitonutrien dalam brokoli seperti klorofil dan flavonoid, mampu mempercepat proses penyembuhan setelah sakit berat. Kandungan zat besi pada brokoli dapat mencegah anemia pada anak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

10:04 Julaiha Sanip

Bubur Nasi Hijau 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi HijauBahan-bahan yang diperlukan :
40 gram beras, kukus setengah matang
300 ml air kaldu, untuk membuat bubur beras aron
½ sdm margarine
1 sdm daging ayam giling
½ siung bawang putih, iris tipis
3 kuntum brokoli, cuci dengan air garam, bilas bersih tiriskan
3 sdm kacang polong beku (siap pakai)
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Hijau :


  • Masak beras aron bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, tumis faging ayam giling dan bawang putih hingga daging giling berubah warna. 
  • Angkat, campurkan kedalam beras yang dimasak
  • Masukkan brokoli, kacang polong dan bayam
  • Aduk dan masak sampai bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 124,4 kkl
Protein : 4,1 gram
Lemak : 3,1 gram
Karbohidrat : 19,7 gram

Info gizi bubur nasi hijau :
Brokoli mengandung sulforatan yaitu zat antioksidan yang ampuh. Selain itu fitonutrien dalam brokoli seperti klorofil dan flavonoid, mampu mempercepat proses penyembuhan setelah sakit berat. Kandungan zat besi pada brokoli dapat mencegah anemia pada anak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Kamis

Tim Kentang Telur Ikan 

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim Kentang Telur IkanBahan-bahan yang diperlukan:
50 gram telur ikan laut
½ sdt air jeruk nipis
¼ sdt garam
150 gram kentang, diparut
½ siung bawang putih, cincang halus
20 gram tahu, dihaluskan
20 lembar daun katuk, iris halus
20 gram wortol, diparut
250 ml air kaldu panas
1 butir kuning telur, kocok sebentar
4 lembar daun seledri, iris halus




Cara membuat Tim Kentang Telur Ikan : 


  • Aduk telur ikan bersama air jeruk dan garam
  • Diamkan selama 10 menit lalu cuci, cincang kasar dan sisihkan
  • Campur kentang, daging ikan, tahu, bawang putih, daun katuk dan wortol. Aduk rata
  • Tempatkan dalam wadah tahaan panas, tuang air kaldu panas
  • Kukus sampai matang. Angkat
  • Beri telur kocok dan taburi seledri iris
  • Kukus lagi sampai matang


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 164,7 kkl
Protein : 10,5 gram
Lemak : 5,8 gram
Karbohidrat  : 17,9 gram

Info gizi :
Telur ayam adalah sumber protein. Bagian kuning telur mengandung lecithin yang penting sebagai makanan otak dan baik untuk membantu perkembangan memori atau daya ingat anak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


21:51 Julaiha Sanip

Tim Kentang Telur Ikan 

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim Kentang Telur IkanBahan-bahan yang diperlukan:
50 gram telur ikan laut
½ sdt air jeruk nipis
¼ sdt garam
150 gram kentang, diparut
½ siung bawang putih, cincang halus
20 gram tahu, dihaluskan
20 lembar daun katuk, iris halus
20 gram wortol, diparut
250 ml air kaldu panas
1 butir kuning telur, kocok sebentar
4 lembar daun seledri, iris halus




Cara membuat Tim Kentang Telur Ikan : 


  • Aduk telur ikan bersama air jeruk dan garam
  • Diamkan selama 10 menit lalu cuci, cincang kasar dan sisihkan
  • Campur kentang, daging ikan, tahu, bawang putih, daun katuk dan wortol. Aduk rata
  • Tempatkan dalam wadah tahaan panas, tuang air kaldu panas
  • Kukus sampai matang. Angkat
  • Beri telur kocok dan taburi seledri iris
  • Kukus lagi sampai matang


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 164,7 kkl
Protein : 10,5 gram
Lemak : 5,8 gram
Karbohidrat  : 17,9 gram

Info gizi :
Telur ayam adalah sumber protein. Bagian kuning telur mengandung lecithin yang penting sebagai makanan otak dan baik untuk membantu perkembangan memori atau daya ingat anak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Rabu

Tim Nasi Kacang Hijau dengan Hati Ayam 

(Untuk Bayi 8-12 bulan)

Tim Nasi Kacang HijauBahan :
40 gram beras aron
1 sdm tepung kacang hijau
1 sdm susu bubuk
½ potong hati ayam, potong kecil-kecil
1 butir bawang merah, iris tipis
½ suing bawah putih, iris tipis
20 gram wortol, diparut
¼ buah tomat, buang bijinya, iris kecil
400 ml air kaldu
1 batang bayam, petik daunnya saja, iris kecil
1 batang seledri, petik daunnya saja, iris kecil




Cara membuat Tim Nasi Kacang Hijau Hati Ayam :


  • Campurkan beras aron, tepung kacang hijau, susu bubuk, hati ayam, baawang merah, bawang putih, wortol dan tomat
  • Tuangi dengan air kaldu, aduk rata
  • Tempatkan beras aron cmpuran ini dalam wadah tahan panas
  • Lalu tim hingga air kaldu hamper habis, angkat
  • Tambahkan bayam dan seledri, aduk sebentar
  • Lalu kukus lagi hingga tim matang dan lembut 


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 121,5 kkl
Protein : 5,4 gram
Lemak : 1,6 gram
Karbohidrat  : 20,9 gram

Info gizi :
Kacang hijau kaya serat, vitamin B kompleks, zat besi dan magnesium yang semuanya penting bagi fungsi otak, meningkatkan daya ingat dan kesehatan system saraf anak. Zat besi dalam hati ayam berguna untuk mencegah anemia (kurang darah) pada anak

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


21:22 Julaiha Sanip

Tim Nasi Kacang Hijau dengan Hati Ayam 

(Untuk Bayi 8-12 bulan)

Tim Nasi Kacang HijauBahan :
40 gram beras aron
1 sdm tepung kacang hijau
1 sdm susu bubuk
½ potong hati ayam, potong kecil-kecil
1 butir bawang merah, iris tipis
½ suing bawah putih, iris tipis
20 gram wortol, diparut
¼ buah tomat, buang bijinya, iris kecil
400 ml air kaldu
1 batang bayam, petik daunnya saja, iris kecil
1 batang seledri, petik daunnya saja, iris kecil




Cara membuat Tim Nasi Kacang Hijau Hati Ayam :


  • Campurkan beras aron, tepung kacang hijau, susu bubuk, hati ayam, baawang merah, bawang putih, wortol dan tomat
  • Tuangi dengan air kaldu, aduk rata
  • Tempatkan beras aron cmpuran ini dalam wadah tahan panas
  • Lalu tim hingga air kaldu hamper habis, angkat
  • Tambahkan bayam dan seledri, aduk sebentar
  • Lalu kukus lagi hingga tim matang dan lembut 


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 121,5 kkl
Protein : 5,4 gram
Lemak : 1,6 gram
Karbohidrat  : 20,9 gram

Info gizi :
Kacang hijau kaya serat, vitamin B kompleks, zat besi dan magnesium yang semuanya penting bagi fungsi otak, meningkatkan daya ingat dan kesehatan system saraf anak. Zat besi dalam hati ayam berguna untuk mencegah anemia (kurang darah) pada anak

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Selasa

Tim Tahu Tuna 

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim Tahu TunaBahan-bahan yang dipersiapkan :
30 gram beras, kukus setengah matang
40 gram tahu putih, iris kecil
40 gram daging ikan tuna
20 gram wortol, parut
200 ml air
½ sdt minyak wijen
¼ buah tomat, tanpa biji iris kecil
2 batang bayam, petik daunnya saja , iris kecil
1 sdt keju parut
¼ sdt bawang putih bubuk





Cara membuat Resep Tim Tahu Tuna :


  • Siapkan wadah tahan panas untuk ngetim
  • Letakkan beras aron, tahu, daging ikan tuna, dan wortol
  • Beri air hingga bahan terendam
  • Kukus hingga bahan matang dan air habis
  • Tambahkan sedikit air lagi
  • Teruskan mengukus hingga menjadi tim yang lembut 

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Ikan tuna kaya dengan asam lemak omega 3 dan 6 yang berfungsi menunjang perkembangan otak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

21:06 Julaiha Sanip

Tim Tahu Tuna 

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim Tahu TunaBahan-bahan yang dipersiapkan :
30 gram beras, kukus setengah matang
40 gram tahu putih, iris kecil
40 gram daging ikan tuna
20 gram wortol, parut
200 ml air
½ sdt minyak wijen
¼ buah tomat, tanpa biji iris kecil
2 batang bayam, petik daunnya saja , iris kecil
1 sdt keju parut
¼ sdt bawang putih bubuk





Cara membuat Resep Tim Tahu Tuna :


  • Siapkan wadah tahan panas untuk ngetim
  • Letakkan beras aron, tahu, daging ikan tuna, dan wortol
  • Beri air hingga bahan terendam
  • Kukus hingga bahan matang dan air habis
  • Tambahkan sedikit air lagi
  • Teruskan mengukus hingga menjadi tim yang lembut 

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Ikan tuna kaya dengan asam lemak omega 3 dan 6 yang berfungsi menunjang perkembangan otak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Senin

Tim Makaroni

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim MakaroniBahan-bahan yang diperlukan :
½ sdm margarine
1 sdt bawang  Bombay cincang
2 sdm daging ayam giling
20 gram wortol, diparut
½ tongkol jagung manis, diiris halus
2 kuntum brokoli, cincang halus
½ kuning telur rebus
1 sdm keju parut
50 gram macaroni rebus
250 ml air kaldu ayam






Cara Membuat Tim Makaroni :


  • Panaskan margarine, tumis bawang Bombay sampai matang
  • Masukkan daging ayam giling, aduk hinggadaging ayan berubah warna
  • Tambahkan wortol , jagung manis dan brokoli. Aduk rata, angkat
  • Campurkan tumisan yang sudah halus ini dengan macaroni, kunig telur rebus dan keju parut
  • Tuang dalam wadah tahan panas, olesi dengan margarine tipis-tipis
  • Beri air kaldu hingga bahan terendam, kukus (ditim) hingga matang


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Macaroni adalah salahsatu sumber karbohidrat. Dapat meningkatkan energy dan kadar gula


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


22:53 Julaiha Sanip

Tim Makaroni

(Untuk Bayi 10-12 bulan)

Tim MakaroniBahan-bahan yang diperlukan :
½ sdm margarine
1 sdt bawang  Bombay cincang
2 sdm daging ayam giling
20 gram wortol, diparut
½ tongkol jagung manis, diiris halus
2 kuntum brokoli, cincang halus
½ kuning telur rebus
1 sdm keju parut
50 gram macaroni rebus
250 ml air kaldu ayam






Cara Membuat Tim Makaroni :


  • Panaskan margarine, tumis bawang Bombay sampai matang
  • Masukkan daging ayam giling, aduk hinggadaging ayan berubah warna
  • Tambahkan wortol , jagung manis dan brokoli. Aduk rata, angkat
  • Campurkan tumisan yang sudah halus ini dengan macaroni, kunig telur rebus dan keju parut
  • Tuang dalam wadah tahan panas, olesi dengan margarine tipis-tipis
  • Beri air kaldu hingga bahan terendam, kukus (ditim) hingga matang


Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Macaroni adalah salahsatu sumber karbohidrat. Dapat meningkatkan energy dan kadar gula


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Jumat

Bubur Seafood Beras Merah

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur SeafoodBahan :
25 gram daging ikan tenggiri
1 sdm udang kupas cincang
1 sdt jeruk lemon
50 gram beras merah
400 ml air
½ sdm margarine
½ siung bawang putih, cincang halus
1 butir bawang merah, cincang
20 gram wortol, parut kasar
4 lembar daun seledri, iris halus





Cara membuat Bubur Seafood Beras Merah :

Cuci seafood dengan air jeruk nipis dan garam lalu bilas, cincang dan sisihkan
Masak beras merah dengan air sampai menjadi bubur matang
Panaskan margarine lalu tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum
Masukkan tenggiri dan udang. Aduk dan masak hingga seafood matang. Angkat
Masukkan kedalam bubur beras merah
Tambahkan wortol parut dan daun seledri
Masak dengan api kecil hingga menjadi bubur

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Protein dalam udang lebih tinggi daripaada ayam atau daging sapi. Udang juga kaya asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan anak


Makanan sehat menjadikan bayi sehat

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


01:13 Julaiha Sanip

Bubur Seafood Beras Merah

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur SeafoodBahan :
25 gram daging ikan tenggiri
1 sdm udang kupas cincang
1 sdt jeruk lemon
50 gram beras merah
400 ml air
½ sdm margarine
½ siung bawang putih, cincang halus
1 butir bawang merah, cincang
20 gram wortol, parut kasar
4 lembar daun seledri, iris halus





Cara membuat Bubur Seafood Beras Merah :

Cuci seafood dengan air jeruk nipis dan garam lalu bilas, cincang dan sisihkan
Masak beras merah dengan air sampai menjadi bubur matang
Panaskan margarine lalu tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum
Masukkan tenggiri dan udang. Aduk dan masak hingga seafood matang. Angkat
Masukkan kedalam bubur beras merah
Tambahkan wortol parut dan daun seledri
Masak dengan api kecil hingga menjadi bubur

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 129,2 kkl
Protein : 6,3 gram
Lemak : 2,8 gram
Karbohidrat  : 19,2 gram

Info gizi :
Protein dalam udang lebih tinggi daripaada ayam atau daging sapi. Udang juga kaya asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan anak


Makanan sehat menjadikan bayi sehat

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Kamis

Bubur Nasi Tempe

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Resep Bubur Nasi Tempe | Info gizi : Kacang kedelai adalah bahan baku pembuat tempe. Didalam 100 gram kacang kedelai terkandung 30-35 gram protein. Selain itu sususnan protein didalam kedelai istimewa, karena mengandung 8 macam asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan anakBahan :
400 ml air, untuk merebus daging
50 gram daging giling
1 siung bawang putih, cincang
40 gram beras, kukus setengah matang
50 gram tempe, kukus lalu potong kecil-kecil
20 gram wortol, iris kecil
1 batang buncis, iris kecil
5 lembar daun seledri, iris halus
1 sdt keju parut





Cara membuat Bubur Nasi Tempe :

Rebus daging giling dan bawang putih sampai daging matang.
Masukkan beras aron, tempe kukus dan wortol
Aduk dan masak hingga jadi bubur
Tambahkan daun seledri dan keju parut
Aduk dan masak hingga bubur maang dan lembut
Angkat dan sajikan ketika masih hangat

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 191,6 kkl
Protein : 12,4 gram
Lemak : 6,5   gram
Karbohidrat : 20,7 gram

Info gizi :
Kacang kedelai adalah bahan baku pembuat tempe. Didalam 100 gram kacang kedelai terkandung 30-35 gram protein. Selain itu sususnan protein didalam kedelai istimewa, karena mengandung 8 macam asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak

Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

12:57 Julaiha Sanip

Bubur Nasi Tempe

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Resep Bubur Nasi Tempe | Info gizi : Kacang kedelai adalah bahan baku pembuat tempe. Didalam 100 gram kacang kedelai terkandung 30-35 gram protein. Selain itu sususnan protein didalam kedelai istimewa, karena mengandung 8 macam asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan anakBahan :
400 ml air, untuk merebus daging
50 gram daging giling
1 siung bawang putih, cincang
40 gram beras, kukus setengah matang
50 gram tempe, kukus lalu potong kecil-kecil
20 gram wortol, iris kecil
1 batang buncis, iris kecil
5 lembar daun seledri, iris halus
1 sdt keju parut





Cara membuat Bubur Nasi Tempe :

Rebus daging giling dan bawang putih sampai daging matang.
Masukkan beras aron, tempe kukus dan wortol
Aduk dan masak hingga jadi bubur
Tambahkan daun seledri dan keju parut
Aduk dan masak hingga bubur maang dan lembut
Angkat dan sajikan ketika masih hangat

Hasil 2 porsi

Nilai gizi per porsi :
Energi : 191,6 kkl
Protein : 12,4 gram
Lemak : 6,5   gram
Karbohidrat : 20,7 gram

Info gizi :
Kacang kedelai adalah bahan baku pembuat tempe. Didalam 100 gram kacang kedelai terkandung 30-35 gram protein. Selain itu sususnan protein didalam kedelai istimewa, karena mengandung 8 macam asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak

Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Senin

Makanan Ini Perlu Dihindari Bayi Di Bawah 1 Tahun


Tips Sehat - Seperti yang kita ketahui bahwa bayi itu masih belum memiliki kekebalan tubuh yang stabil. Karena itu kita sebagai ibu harus bisa memilah-milah makanan apa saja yang boleh diberikan dan tidak boleh diberikan kepada bayi kita agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat secara optimal.

Jadwal Pemberian makan bayi sehat | Makanan Yang Perlu Dihindari Bayi Di Bawah 1 Tahun |http://bubursehatbayi.blogspot.com

Berikut ini ada beberapa makanan yang perlu dihindari untuk bayi yang berusia dibawah 1 tahun :

Makanan sarat bumbu
Dengan memberi makanan yang tidak sarat bumbu, kita mengajarkan pada bayi untuk lebih mengenal berbagai rasa alami dari bahan makanan yang kita berikan.

Penyedap rasa / vetsin atau sejenisnya
Jenis garam yang terdapat dalam berbagai penyedap atau sejenisnya akan memperberat kinerja ginjal bayi yang belum sempurna.

Daging Asap
Daging asap mengandung kadar garam yang cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kinerja ginjal bayi.

Susu sapi
Usahakan untuk memberikan ASI atau paling tidak susu formula sebagai campuran bahan makanan untuk bayi di bawah 1 tahun.

Telur
Banyak juga bayi yang alergi dengan telur. Namun telur dapat diberikan pada bayi yang sudah agak besar (10 bulan ke atas), dengan harapan tubuhnya sudah lebih tahan terhadap alergi.

Kacang
Hindari kacang untuk bayi yang mempunyai riwayat alergi.

Madu
Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 10 bulan, karena dikhawatirkan pencernaannya masih rentan dan belum tahan jika kita memberikan madu yang kebetulan mengandung bakteri Clostridium botulinum.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, harapan saya agar artikel ini banyak membawa manfaat.
Senangnya melihat bayi tumbuh sehat


23:31 Julaiha Sanip

Makanan Ini Perlu Dihindari Bayi Di Bawah 1 Tahun


Tips Sehat - Seperti yang kita ketahui bahwa bayi itu masih belum memiliki kekebalan tubuh yang stabil. Karena itu kita sebagai ibu harus bisa memilah-milah makanan apa saja yang boleh diberikan dan tidak boleh diberikan kepada bayi kita agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat secara optimal.

Jadwal Pemberian makan bayi sehat | Makanan Yang Perlu Dihindari Bayi Di Bawah 1 Tahun |http://bubursehatbayi.blogspot.com

Berikut ini ada beberapa makanan yang perlu dihindari untuk bayi yang berusia dibawah 1 tahun :

Makanan sarat bumbu
Dengan memberi makanan yang tidak sarat bumbu, kita mengajarkan pada bayi untuk lebih mengenal berbagai rasa alami dari bahan makanan yang kita berikan.

Penyedap rasa / vetsin atau sejenisnya
Jenis garam yang terdapat dalam berbagai penyedap atau sejenisnya akan memperberat kinerja ginjal bayi yang belum sempurna.

Daging Asap
Daging asap mengandung kadar garam yang cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kinerja ginjal bayi.

Susu sapi
Usahakan untuk memberikan ASI atau paling tidak susu formula sebagai campuran bahan makanan untuk bayi di bawah 1 tahun.

Telur
Banyak juga bayi yang alergi dengan telur. Namun telur dapat diberikan pada bayi yang sudah agak besar (10 bulan ke atas), dengan harapan tubuhnya sudah lebih tahan terhadap alergi.

Kacang
Hindari kacang untuk bayi yang mempunyai riwayat alergi.

Madu
Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 10 bulan, karena dikhawatirkan pencernaannya masih rentan dan belum tahan jika kita memberikan madu yang kebetulan mengandung bakteri Clostridium botulinum.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, harapan saya agar artikel ini banyak membawa manfaat.
Senangnya melihat bayi tumbuh sehat